Bunga Topi Peri

Sarung Tangan Rubah

Ternyata, para peri itu memakai topi dari bunga topi peri. Ada juga yang menyebutnya bunga foxgloves. Bunga ini memang punya banyak julukan, misalnya fairy cap, witches’ glove, bloody fingers, fairy finger, fairy bells, dan masih banyak lagi. Nama latinnya Digitalis purpurea.

Ada beberapa versi dongeng tentang bunga topi peri. Konon, bunga ini ada di setiap kebun peri. Para peri menggunakannya sebagai topi, baju, dan sarung tangan. Dongeng lain menceritakan asal usul sebutan foxgloves  untuk bunga ini. Ceritanya, dulu para peri memberikan bunga itu kepada para rubah. Bunga itu untuk melindungi telapak tangan mereka agar aman ketika berburu.

Beracun Tapi Berguna

Hati-hati kalau menemukan bunga topi peri. Baik daun, bunga, maupun bijinya beracun. Paling beracun, sih, waktu bijinya mulai masak. Biarpun beracun, bunga ini tetap berguna. Di dunia pengobatan, biji bunga topi peri diramu dengan bahan lain sebagai obat untuk menguatkan jantunng.

Bunga topi peri juga berguna bagi serangga. Serangga menyukai madunya. Mereka juga memakai kelopaknya untuk berteduh kala hujan atau berlindung dari udara dingin.

Mekar di Musim Panas

Bunga topi peri memang berasal dari Eropa. Tetapi, si cantik inni kini telah ada di banyak tempat. Di negeri asalnya, bunga topi peri mekar di musim panas. Musim panas jadi tampak cantik dan berwaarna.

Tinggi bunga topi peri mencapai 150 cm. Kalau kamu menanamnya, di tahun pertama baru akan tumbuh daunnya. Sedangkan bunganya baru akan keluar di tahun kedua. Lalu, kebunmu akan terlihat ceria dengan bunga-bunga topi peri yang bermekaran. Peri-peri cantik pun akan beterbangan untuk memilih topi-topi yang pas di kepala mereka.

Beri komentar tentang ini :)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s