Olimpiade Senam Dunia

1. Terbentuknya FIG

            Pada tanggal 23 Juli 1881, dibentuk Fédération Internationale de Gymnastique atau yang biasa disebut FIG. FIG dibentuk ketika perwakilan asosiasi senam dari Belgia, Prancis dan Belanda bertemu di Liége. Asosiasi tersebut sangat dipercaya, baik oleh para anggotanya dan klub – klub senam di segala penjuru benua dikarenakan difungsikan sebagai badan pengatur. Tahun 1897, 17 asosiasi nasional bergabung membentuk apa yang menjadi dasar dari European Gymnastics Federation. Tetapi ketika Amerika turut berkabung, asosiasi tersebut merubah namanya menjadi Fédération Internationale de Gymnastique atau FIG hingga sekarang.

             FIG terdiri dari tiga cabang olahraga Olimpiade: senam artistik, ritmik dan trampolin. Setiap cabang diatur oleh sebuah Technical Committee yang terdiri dari seorang presiden dan enam anggota. Komite ini bertanggung jawab untuk mengkoordinasi masing – masing cabang olahraga dengan spesifik dalam hal persyaratan teknis untuk kompetisi sebagaimana mereka saling terkait dengan masing – masing cabang.

2. Cabang Olimpiade Senam

        A. Senam Artistik

            Merupakan fusi dari keatletisan dengan keindahan. Mengkombinasikan kekuatan dan ketahanan dengan gaya dan keanggunan, tingkat kesulitan yang memang begitu sulit telah dipertontonkan pada Olimpiade selama seperempat abad terakhir.

            Nadia Comeneci medapatkan nilai sempurna, yaitu 10 pada Olimpiade Montreal 1976. Menurut para penggemar olahraga senam, hal itu merupakan nilai sempurna pertama dan terbaik yang pernah diberikan. Pesenam berumur 14 tahun itu meraih nilai yang sebelumnya dianggap mustahil untuk diraih, sebanyak tujuh kali di Olimpiade Montreal. Papan nilai elektronik yang diatur hanya untuk menampilkan tiga digit angka saja, menampilkan nilai sempurna Comenici, 10.00 menjadi 1.00.

            Senam mempunyai sejarah yang sangat panjang hingga pada jaman Yunani kuno yang dimainkan pada Olimpiade kuno. Romawi kuno, Persia, India dan Cina tercatat telah memainkan permainan yang hampir sama, kebanyakan digunakan untuk melatih para pemuda sebelum berperang. Kata – kata yang digunakan pun beragam dan tidak mengacu pada kata Yunani, misalnya Gymnos yang berarti telanjang. Pada waktu itu, para atlet yang memainkan permainan tersebut tidak menggunakan kostum apa pun.

          Kompetisi

            Pada senam artistik yang disertai dengan alat, kelas yang dilombakan untuk kategori putra adalah senam lantai, kuda – kuda, gelang – gelang, palang sejajar dan horizontal. Untuk putri: palang rintang, palang seimbang dan senam lantai. Kompetisinya termasuk kategori all-round dan tim, dnilai berdasarkan setiap penampilan pada alat.

          Kelas

Putra:

  • Senam Lantai
  • Palang Horizontal
  • All – Round Perorangan
  • Palang Sejajar
  • Kuda – kuda
  • Gelang – gelang
  • Kompetisi Tim

Putri:

  • Senam Lantai
  • Palang Seimbang
  • All – Round Perorangan
  • Kompetisi Tim
  • Palang Tidak Sejajar

        B. Senam Ritmik

            Senam ritmik pertama kali menarik perhatian Fédération Internationale de Gymnastique (FIG) pada pertengahan abad 20. Senam ini juga dijuluki sebagai senam modern oleh para penggemarnya.

          Kompetisi

            Senam ritmik hanya dibuka untuk kelas putri saja. Para pesenam menampilkan gerakan – gerakan indah dengan diiringi musik, di atas matras seluas 13m² dengan alat tambahan berupa tali, hoop, bola, tongkat dan pita. Pada kelas perorangan, para pesenam menampilkan nomor yang berbeda dengan empat sampai lima alat pelengkap. Pada kelas tim, berjumlah lima orang tampil bersamaan dengan menggunakan alat yang berbeda – beda.

          Kelas

Tim: All – round perorangan

        C. Trampolin

            Sejak 1 Januari 1999, trampolin resmi sebagai kelas yang dilombakan pada cabang olahraga senam dalam Olimpiade.

          Kompetisi

            Pertama kali diikutsertakan pada Olimpiade Sydney 2000, menampilkan kelas perorangan putra dan putri. Melalui Alexander Moskalenko dan Irina Karavaeva, Rusia membawa pulang dua medali emas. Kelas Trampolin terbuka untuk perorangan putra dan putri.

3. Medali Olimpiade Sydney

            Medali perunggu Olimpide Sydney 2000 yang diraih tim senam putri Cina akhirnya terpaksa dicopot setelah satu dari atletnya memalsukan umur, demikian dikatakan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Rabu.

            Sebuah pemeriksaan yang dilakukan Federasi Senam Internasional (FIG) pada Pebruari menemukan bahwa Dong Fangxiao ternyata berusia lebih muda dari usia minimal 16 tahun yang disyaratkan ketika dia mendaftar dengan usia yang berbeda di Sydney dan di Olimpiade Beijing delapan tahun kemudian.

            “Medali dan ijazah Dong Fangxiao sedang ditarik dan disesuaikan,” kata jurubicara IOC Mark Adams setelah pertemuan pengurus eksekutif IOC. Dengan hasil itu, maka tim AS yang sebelumnya berada di urutan keempat, maka kini berhak menduduki posisi ketiga dan sekaligus merebut medali perunggu. Dong juga berakhir di urutan keenam di senam lantai perorangan dan ketujuh pada nomor kuda lompat.

            IOC memerintahkan kepada Komite Olimpiade Cina untuk mengembalikan medali tersebut dan ijazah atlet tersebut nantinya bisa diterima kembali. Kecurangan umur sedang merajalela di olahraga Cina untuk beberapa tahun ini.

            Selama Olimpiade Beijing 2008, FIG diperintahkan oleh IOC untuk menyelidiki umur atlet Cina He Kexin, yang menjadi anggota tim putri Cina yang meraih medali emas serta beberapa rekan satu timnya. Dari hasil kecurangan yang kontroversial tersebut, maka FIG telah memperkenalkan sebuah sistem dimana seluruh pesenam yang ikut dalam berbagai event utama harus mengajukan sebuah lisensi.

            Dong didaftarkan dengan kelahiran 20 Januari 1983 di Sydney, namun ketika akreditasi untuk akta resmi untuk bertanding di nomor kuda lompat pada Olimpiade Beijing 2008, dia didaftarkan dengan tanggal kelahiran 23 Januari 1986. Kejadian itu akan menjadikannya sebagai atlet putri ke-14 yang tidak memenuhi syarat untuk bertanding di Sydney.

            Hasil penemuan itu juga akan membuat prestasinya di kejuaraan dunia senam artistik di Tianjin dibatalkan, juga termasuk untuk di Seri Piala Dunia FIG mulai 1999 hingga 2000 dan di final piala dunia seman artistik 2000 di Glasgow.

4. Nadia Comaneci, Pesenam Legendaris

            Nadia Comaneci adalah pesenam legendaris dari Rumaniayang lahir pada 12 November 1961 dari seorang ayah yang bernama Gheorghe dan Ștefania-Alexandrina ibunya. Kalau menurut ceritanya, nama Nadia diambil sewaktu  Ibunya mengandung dia menonton film Russia dimana ada pahlawan yang bernama Nadya. Singkatnya Ibunya memutuskan ingin memberi nama Nadia juga pada anaknya nanti.

            Memulai berlatih senam pada usia 6 tahun dan mencapai puncak prestasinya pada usia 14 tahun dimana Nadia berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Montreal, Kanada pada tahun 1976. Selain mendapatkan 3 medali emas tersebut Nadia mencatatkan diri sebagai orang pertama yang meraih skor sempurna  10 dalam sejarah senam Olimpiade modern. Pencapaian ini tidak berhenti begitu saja karena pada perhelatan Olimpiade 4 tahun kemudian, yaitu Olimpiade Moskwa (1980) Nadia juga berhasil menyabet 2 medali emas.

            Sebelumnya juga pada Kejuaraan Dunia Senam (1978 dan 1979) Nadia meraih 2 medali emas dan pada Kejuaraan Senam Eropa (1975, 1977 dan 1979) dia meraih total medali emas sebanyak 9 buah.

            Atas pencapaian prestasinya Nadia Comaneci mendapatkan Olympic Order yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Komite Olimpiade Internasional pada tahun 1984 dan 2004. Sekedar catatan, hanya Nadia Comaneci  yang menerima penghargaan ini sebanyak 2 kali dan terakhir namanya masuk dalam International Gymnastic Hall of Fame.

2 comments on “Olimpiade Senam Dunia

  1. Wah dari senam2 diatas yang dikhususkan kompetisi senam tingkat international ya? apakah ada senam aerobik yang dilombakan secara international?
    dan mau tau tempat kebugaran mana yaa yang menyediakan info tentang koleksi baju senam terbaru dengan model terbaru bagi pemula?

Beri komentar tentang ini :)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s